Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 28, 2026

Politik Sesat: Copot PLT Sekda Aceh Selatan

Gambar
Saat Aceh selatan mengalami banyak sorotan media dengan berbagai masalah yang timbul dan berujung Bupati Aceh Selatan HMW di nonaktifkan. Seharusnya pendukung HMW atau sering di sebut MANIS memperkuat barisan untuk memperbaiki kelemahan yang dialami oleh pemerintah Aceh Selatan, tapi justru dari orang dalam juga ikut memperkeruh suasana politik Aceh selatan yang dilakukan olehTokoh Muda Aceh Selatan, Tonicko Anggara, mendesak agar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, segera dicopot dari jabatannya, desakan semacam ini di pengaruhi cara berfikir politik sesat dan dapat menyesatkan publik seakan Manis mencari kambing hitam. Hal seperti ini menunjukan kepanikan di kalangan dalam MANIS padahal semua orang tahu HMW masih menjalankan skorsing di Jakarta dan terus di terpa dengan isu miring yang di tujukan untuk kepemimpinan Manis ini. Seharusnya sebagai tokoh muda Manis Tonoco Anggara dalam mengdapi  segala isu yang sering muncul per...

Akhirnya Baital Mukadis Bertemu Mirwan MS di Jakarta

Gambar
Usai menerima penghargaan meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026. PLT. Bupati Aceh Selatan Baital Mukadis melakukan kunjungan silaturahmi ke Bupati non Aktif Mirwan MS di Jakarta. Pertemuan kedua Pemimpin di Jakarta membawa angin sejuk di mata masyarakat Aceh Selatan yang selama ini di terpa isu politik selalu panas, dengan pertemuan tersebut membawa angin segar mendinginkan suasana politik Aceh Selatan. Dengan ada pertemuan kedua pemimpin menolak isu miring terhadap bupati Mirwan untuk di makzulkan. Lebih lanjut PLT. Bupati Baital Mukadis menyampaikan kepada Mirwan penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif. Ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan di Aceh Selatan terus berjalan dan semakin membaik, Selasa (27/1/2026). Ia menambahkan, prestasi tersebut juga mencerminkan stabilitas pemerintahan daerah di tengah dinamika yang ada. Silaturrahmi ini sangat penting dan terpenting,  bagi kami adalah memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyaraka...

TIM Pansel JPT Pratama Pemerintahan Aceh Gunakan Jurus Mabok

Gambar
Kisah Anita mengikuti Seleksi JPT Aceh Anita salah seorang peserta seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) di lingkungan Pemerintah Aceh merasa sangat kecewa terhadap panitia seleksi JPT yang di perlakukan diskriminatif terhadap dirinya, karena yang bersangkutan telah mengikuti seleksi Administrasi sesuai dengan jadwal dan aturan yang telah di tetapkan. Dan hasil nya yang bersangkutan di nyatan lulus seleksi Administrasi sesuai dengan pengumuman  Tim Pansel yang sudah di publikasikan. Peserta yang sudah di nyatakan lulus  Administrasi maka semua berhak mengikuti seleksi tertulis pada tanggal 20 Januari 2026 termasuk Anita, namun pada saat ingin mengikuti seleksi tertulis, Anita tidak di izinkan masuk, sikap semacam ini dari pansel menunjukkan tim pansel tidak punya etika dalam memperlakukan peserta yang ikut seleksi.  Kalau memang buk Anita punya kasus di masa lalu, mengapa tim pansel tidak mengugurkan pada saat seleksi administrasi..? Ini membuktikan tim pansel tid...