Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Bupati Aceh Selatan beri bonus umrah untuk juara 1 MQK

2 dari 20 orang santri peserta Mushabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tahun 2019 mendapat bonus Umrah dari Pemerintah Aceh Selatan. MatabolaNews- Bupati Aceh selatan Tgk Amran yang diwakili oleh sekda H. Nasjudin, SH MM menyerah kan hadiah umrah kepada 2 orang  santri yang mendapatkan juara 1 di tingkat provinsi Aceh. DEVI YANI juara 1 cabang Hadist dan MUKARRAMAH juara 1 cabang Nahw keduanya berasal dari Dayah Darussalam Labuhanhaji.  Sedangkan juara III  cabang Pidato Bahasa Arab WIRDA SIRRANA berasal dari Darul Aitami mendapat bonus 10 jt, dan 2 orang juara harapan 1 masing masing dapat bonus 5 jt. sedangkan 1 orang juara harapan 3 mendapat bonus 2,5 jt. Sementara 14 orang peserta lainnya mendapat bonus masing masing 1 jt. Penyerahan bonus dilakukan di ruang rapat Bupati Aceh Selatan Senin 21 /12/2020. Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran yang diwakili Sekdakab, H.Nasjuddin, SH, MM setelah menyerah kan hadiah dalam amanatnya menyapaikan permohonan maaf karena sampai saat ini umrah ...

ACEH SELATAN MEMPERINGATI HUT RI 75

  HUT RI 75 ACEH SELATAN Merayakan Hari kemerdekan setiap tanggal 17 Agustus merupakan sebuah acara kenegaraan yang selalu di peringati setiap tahun sejak Indonesia merdeka sampai pada generasi sekarang ini. Kemerdekaan bukan sebuah hadiah tapi diraih dengan mengorbankan jiwa raga dan doa para pahlawan yang berjuang bukan  karena harta dan jabatan, maka refleksi kemerdekaan RI ke-75 ditengah bencana pandemi Covid-19 adalah berjuang secara bersama sama dan tidak saling salah menyalahkan. Menurut pak Cut Sazalisma sebagai sekretaris Tim Gugus percepatan penanganan Covid19 Aceh Selatan berbincang selesai upacara penaikan bendera sambil ngopi bareng Senin 17 Agustus 2020, antara pemerintah dan masyarakat kita harus berbagi peran dalam mengatasi bencana covid19 ini. Sebagai Pemerintah berjuang keras melaksanan 3T :  (TRACKING, TESTING DAN TREATMENT) Sebagai Masyarakat mendisiplinkan kepatuhan dengan 3M : (MEMAKAI MASKER, MENJAGA JARAK, MENCUCI TANGAN). Kemudian di tambah lagi...

BADA TERASA TIMPAN

Pada masa prakemerdekaan,  pengelolaan dayah murni dikelola secara turun- temurun oleh masyarakat Aceh, serta tidak ada peran negara dalam melakukan pembinaan SDM santri, guru/teungku dayah serta pemenuhan sarana prasarana dayah. Semua murni dikelola mandiri oleh masyarakat.  Dengan lahirnya Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan Pendidikan Dayah, 31 Desember 2019 mengharuskan pemerintah Aceh terlibat aktif dalam melakukan tata kelola pendidikan dayah dan memberikan mandat dan kewenangan bagi Gubernur, Bupati, Walikota yang dalam hal ini melekat pada Dinas teknis (Disdik Dayah Aceh, Disdik Dayah Kabupaten/Kota atau nama lainnya).  Kewenangan penyelenggaraan pendidikan dayah meliputi; bidang kebijakan, pembiayaan, kurikulum dan pengajaran, sarana prasarana, pembinaan terhadap pimpinan, pendidik, tenaga kependidikan dan thalabah, bidang penjamin mutu pendidikan dayah, pemberdayaan ekonomi dayah, bidang pengelolaan dayah terpencil, dayah perbatasan serta dayah...

Pemerintah Aceh Mempersilahkan Dayah Buka Kembali

Pemerintah Aceh mempersilahkan kembali dayah-dayah di Aceh melakukan aktivitasnya seperti biasa, dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Kebijakan Pemerintah Aceh yang mengizinkan dimulainya kembali proses belajar mengajar di dayah tertuang dalam Surat Gubernur Aceh Nomor 440/7713/2020 tanggal 28 Mei 2020 perihal Kerja Sama Puskesmas dan Dayah Terhadap Protokol Kesehatan di Dayah. Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, H Usamah El-Madny SAg MM, sebagaimana dikutip dr serambinews.com Jumat (29/5/2020). Menurut Kepala Dinas Provinsi Aceh, kebijakan itu diambil dalam rangka merespons situasi dan kondisi perkembangan Covid-19 setelah berakhirnya kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19 di wilayah Aceh sesuai Instruksi Gubernur Aceh Nomor 04/INSTR/2020 tanggal 27 Maret 2020, dimana larangan melakukan semua kegiatan pendidikan yang bersifat mengumpulkan massa berakhir pada tanggal 30 Mai 2020. “Karena itulah, Pemerintah Aceh mempersilakan kembali d...

KAMPANYE COVId-19 BERLEBIHAN BISA STRES

Mengkampanyekan Virus covid-19 berlebihan dapat menyebabkan masyarakat jadi stres. Stres  bisa menekan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko beberapa jenis penyakit. Sehingga jika stres akan berdampak pada menurunnya sistem kekebalan tubuh, maka Anda lebih rentan terhadap penyakit virus pilek, flu, dan Covid-19. Buah-buahan dan sayuran dalam beragam warna memberikan campuran antioksidan sebagai pelindung terbaik untuk meningkatkan  kesehatan  dan kekebalan secara keseluruhan. Makanlah sayuran berdaun hijau, semangka, wortel, beri, brokoli, jeruk, kiwi, blewah, dan produk berwarna cerah lainnya untuk memberi sel dan sistem kekebalan tubuh Anda. Misalnya, cobalah sup ayam buatan rumah dengan wortel, seledri, dan sayuran lainnya.