Baital Mukadis,SE: Jabatan Adalah Amanah
Jabatan adalah amanah yang wajib ditunaikan dengan jujur, adil, dan penuh tanggung jawab, bukan sekedar kehormatan atau fasilitas. Dalam pandangan Islam, jabatan merupakan tanggung jawab berat yang akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Pemimpin harus kuat, amanah, dan berorientasi pada pelayanan, bukan kesewenangan.
Hal ini pula yang menjadi pegangan bagi Plt Bupati Aceh Selatan, H. Baital Mukadis SE. Menurutnya, kekuasaan atau posisi apa pun adalah titipan yang harus dijaga integritasnya. Ia juga menyinggung hadits Muslim. Dimana Rasulullah SAW menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang wajib dijaga.
"Jabatan adalah ladang amal dan pengorbanan, bukan untuk leha-leha atau memperkaya diri, karena hal itu akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt," ucap Baital Mukadis, Kamis (12/2/2026). Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa jika Allah menempatkan siapapun di posisi manapun, maa selama itu dapat mempermudah urusan orang lain, maka mudahkanlah.
"Sungguh engkau tak tahu bagaimana kuatnya doa yang tulus dari mereka yang engkau permudah urusannya," kata Baital.
Bahkan, sebutnya, doa orang - orang dari yang kita bantu, bisa jadi di antara mereka langsung dikabulkan Allah. "Hidup seringkali bukan tentang seberapa tinggi kita berdiri, tetapi seberapa banyak urusan yang bisa kita ringankan," ucapnya.
Ia juga berpesan bahwa, saat Allah mempercayakan manusia pada peran, jabatan, atau kesempatan untuk membantu, di sanalah amanah bekerja.
"Setiap kemudahan yang kita berikan, sekecil apa pun bentuknya, bisa menjadi jalan bagi turunnya pertolongan yang tak pernah kita duga," pesannya.
Ada hati yang sedang lelah, ada jiwa yang hampir menyerah, lalu Allah menggerakkan kita menjadi perantara kebaikan. Dari situlah doa-doa tulus mengalir, menembus langit, dan kembali pada kita sebagai ketenangan, kelapangan, atau jalan keluar di waktu yang paling tepat.
"Maka jangan ragu untuk memilih empati, jangan menunda untuk berbuat baik, karena seringkali, ketenangan terbesar datang bukan dari apa yang kita genggam, melainkan dari kebaikan yang kita lepaskan dengan ikhlas," tutupnya.
Timenyala.Id. mediofw18/2/2026

Komentar