MBG : Kesalahan Harus Diperbaiki,BukanTutup
MBG : Kesalahan Harus Diperbaiki Bukannya di Tutup
By: Gusmawi Mustafa.
Setelah terjadi keracunan makanan MBG di Pasi Raja , banyak masyarakat menjadi kecewa terhadap MBG, sehingga ada yang menyuarakan segera tutup permanen, bahkan ada pendapat segera di bawa ke ranah hukum.
Salah seorang Tokoh Masyarakat dari labuhanhaji Gusmawi Mustafa berpendapat "Kasihan para pengusaha yang sudah investasi banyak, ketika 1 masalah lalu harus tutup. Seharusnya ketika salah, diperbaiki jangan sampai kejadiannya terulang lagi"
Lebih lanjut Gusmawi menyampaikan, MBG rawan masalah sehingga diperlukan peningkatan penanganan secara profesional dan perlunya pengawasan internal berlapis serta dibutuhkan komitmen bersama pelaksana.
Investigasi internal oleh Pengawas secara mandiri bisa dilakukan untuk mencari berbagai sebab potensi masalah, siapa yang bersalah, sesuaikan dengan SOP.
Apabila (nanti di kasus lain) misalnya kesalahan dilakukan oleh oknum petugas, jelas sebuah tindakan dilakukan terhadap oknum tersebut. Apabila memang kesalahan oleh Unit Usaha, tentu saja resiko berdampak kepada pengusaha, termasuk pengawas yang lalai tidak mengawasi.
Lebih jauh Gusmawi melihat, untuk ke depan, MBG, rawan terciptanya kelengahan yang bisa diartikan sebuah unsur (patut diduga) "sabotase" di internal, sehingga dibutuhkan komitmen bersama yang tinggi dan pengawasan berlapis.
Lalu, potensi para pengusaha BMG "jantungan" atau "sport jantung" sangat tinggi karena mengurus makanan dengan jumlah ribuan porsi setiap hari tidaklah mudah, misalnya pengusaha catering pesta 1 hari saja kadang ada kealpaan, apalagi ini sebuah penyajian makanan secara rutin.
Mustahil dan tidak mungkin pengusaha melakukan kesalahan secara sengaja, karena itu sebuah investasi dan terus menjaga sebuah kepercayaan dari pemerintah dan masyarakat.
Medio,fw.29/3/2026

Komentar