T.Hafil Fuddin: JKA Harus Diselamatkan, Bukan Dilemahkan
Oleh: T. Hafil Fuddin
Suara dari Barat Selatan Aceh (Barsela) yang di wakili oleh T. Hafil Fuddin mantan Pangdam Iskandar Muda menyampaikan masyarakat Barat Selatan Aceh, wilayah yang tidak selalu berada di pusat perhatian pembangunan, kami merasakan betul arti penting kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.
T. Hafil lebih lanjut mengatakan salah satu yang sangat penting penggunaan dana OTSUS adalah Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Bagi masyarakat Barsela, JKA bukan sekadar program. JKA adalah penolong ketika anak sakit di tengah malam, ketika orang tua harus dirujuk ke rumah sakit, dan ketika keluarga tidak memiliki biaya untuk berobat. Dalam banyak keadaan, JKA adalah harapan itu sendiri. Karena itu, prinsipnya harus jelas.
JKA harus tepat sasaran, untuk rakyat yang paling membutuhkan, dan tidak boleh ada rakyat miskin yang sakit tanpa layanan. Ketika pemerintah berbicara tentang penyempurnaan JKA, kita tidak boleh langsung melihatnya sebagai ancaman. Justru ini adalah upaya menjaga agar harapan itu tetap hidup dan berkelanjutan.
Kita juga harus jujur mengakui, tidak semua yang menikmati JKA hari ini benar-benar membutuhkan. Ada yang mampu, tetapi tetap menerima manfaat yang seharusnya diprioritaskan bagi rakyat kecil. Dalam nilai-nilai keadilan yang kita pegang di Aceh, hal ini tentu perlu diperbaiki.
Karena itu, penting untuk dipahami:
JKA tidak dikurangi, tapi diperbaiki agar lebih tepat sasaran, dan berkelanjutan. Dalam ajaran Islam, yang kuat berkewajiban melindungi yang lemah, bukan mengambil haknya. Maka ketika pemerintah ingin memastikan JKA lebih tepat sasaran, itu bukan bentuk pengurangan, melainkan penguatan nilai keadilan itu sendiri.
Di sisi lain, kita juga tidak boleh menutup mata terhadap kondisi anggaran daerah. Beban pembiayaan yang terus meningkat harus dikelola dengan bijak. Jika tidak, program yang kita banggakan ini justru berisiko melemah di masa depan. Kita tentu tidak ingin anak cucu kita kehilangan perlindungan yang hari ini masih kita rasakan.
Pemerintah Aceh telah memberikan komitmen yang jelas: Rakyat miskin tetap 100% ditanggung. Yang diperbaiki adalah sistemnya, agar lebih adil, lebih tertib, dan lebih berkualitas. Oleh karena itu yang perlu di perhatikan:
- Yang mampu tidak boleh mengambil hak yang lemah
-Pelayanan harus semakin cepat dan berkualitas
-Dan JKA harus dijaga agar tidak kolaps di masa depan
Kami di Barsela mendukung langkah pemerintah Aceh untuk memperbaiki JKA, selama prinsip dasarnya tetap dijaga: rakyat miskin dilindungi, akses kesehatan terbuka, dan pelayanan terus meningkat.
Namun, kami juga berharap suara daerah tetap harus didengar. Kebijakan yang baik adalah kebijakan yang memahami kondisi lapangan. Karena masyarakat di pelosok, di desa-desa wilayah Barsela, di daerah terpencil, adalah mereka yang paling merasakan dampaknya, ini adalah tanggung jawab kita bersama.
Menyelamatkan JKA bukan berarti mempertahankan semua yang lama, tetapi berani memperbaiki agar lebih baik. Masyarakat Barsela percaya: jika niatnya adalah keadilan dan keberlanjutan, maka langkah ini patut kita dukung dan kita apresiasi. Demi Aceh yang lebih adil, dan demi masa depan pelayanan kesehatan yang tidak meninggalkan siapa pun.
Medio,fw11/4/2026

Komentar