Langsung ke konten utama

4 Santri Dayah Aceh Selatan adu kemampuan di tingkat Nasional mewakili Aceh dalam kegiatan MQK Nasional tahun 2023.

4 Santri Dayah Aceh Selatan adu kemampuan di tingkat Nasional mewakili Aceh dalam kegiatan MQK Nasional tahun 2023.

MQK Nasional tahun 2023 yang dilaksanakan di Lamongan Jawa Timur, merupakan ajang adu kemampuan baca kitab kuning yang di lombakan setiap 2 tahunan.

Alhamdulillah tahun 2023 ini, 4 santri Aceh selatan akan mewakili Aceh di tingkat Nasional, ke empat santri tersebut berasal dari Dayah Darussalam Al waliyah Darussalam labuhan haji kabupaten Aceh selatan begitu kata kadis pendidikan Dayah Aceh selatan Drs. Farid wajidi.

Ke empat santri tersebut adalah:

1. Farhan Alfarisi  cabang  Nahwu TK whustha

2. Muhammad Ilham Cabang Ushul fiqh TK whustha

3. Tari Mauzia cabang Tarikh TK whustha

4. Siti Sara Nadhifa  cabang Akhlak TK whustha

Keempat santri ini akan mengikuti lomba di tingkat Nasional mulai 12 - 18 Juli 2023, dan membawa nama Aceh ke tingkat nasional dalam bidang baca kitab kuning.

Kadis pendidikan Dayah Aceh selatan berharap mari kita doakan untuk ke 4 orang santri kita ini agar dapat membawa harum nama Aceh dan khusus nya Aceh selatan di tingkat Nasional.

Munculnya nama santri Aceh selatan ke tingkat nasional menunjuk kan Dayah Aceh selatan mulai eksis dalam proses belajar mengajar untuk peningkatan mutu agar alumni Dayah memiliki wawasan keilmuan yang luas baik di bidang IMTAK dan IMTEK

Kucuran anggaran pemerintah Aceh selatan melalui program BESAN sudah mulai terasa dalam peningkatan mutu Dayah sehingga santri mampu bersaing dan bersanding bukan hanya tingkat provinsi tapi juga santri Aceh selatan mampu bersaing di tingkat Nasional.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPRK Bicara, PLT Bupati Diam Saja

Keperdulian ketua DPRK Aceh Selatan terhadap keluhan dari rekanan  yang belum terbayar pekerjaan 2023, 2024 patut di berikan Apresiasi  karena DPRK telah melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintahan di Aceh Selatan padahal saat ini sudah memasuki Januari 2026, kejelasan pembayaran tersebut dinilai belum terlihat. Padahal menurut ketua, dalam pertemuan silaturahmi dengan puluhan wartawan dan Rekanan di Hall Pendopo Bupati Aceh Selatan, Jumat (14/11/2025), Bupati Aceh Selatan H. Mirwan menyatakan Pemkab Aceh Selatan menargetkan pembayaran utang sebesar Rp 20 miliar pada tahun anggaran 2025, dari total utang daerah 2023–2024 yang mencapai Rp184 miliar. Agar permasalahan ini tidak membuat kekisruhan baru, maka DPRK Aceh Selatan berkewajiban memperjelas duduk persoalan ini, agar tidak dianggap oleh masyarakat ikut bersekongkol dengan pemerintah daerah menipu rekanan yang sudah lama bersabar menanti janji yang telah di ucapkan oleh bupati Aceh Selatan (HMW)...

Politik Sesat: Copot PLT Sekda Aceh Selatan

Saat Aceh selatan mengalami banyak sorotan media dengan berbagai masalah yang timbul dan berujung Bupati Aceh Selatan HMW di nonaktifkan. Seharusnya pendukung HMW atau sering di sebut MANIS memperkuat barisan untuk memperbaiki kelemahan yang dialami oleh pemerintah Aceh Selatan, tapi justru dari orang dalam juga ikut memperkeruh suasana politik Aceh selatan yang dilakukan olehTokoh Muda Aceh Selatan, Tonicko Anggara, mendesak agar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, segera dicopot dari jabatannya, desakan semacam ini di pengaruhi cara berfikir politik sesat dan dapat menyesatkan publik seakan Manis mencari kambing hitam. Hal seperti ini menunjukan kepanikan di kalangan dalam MANIS padahal semua orang tahu HMW masih menjalankan skorsing di Jakarta dan terus di terpa dengan isu miring yang di tujukan untuk kepemimpinan Manis ini. Seharusnya sebagai tokoh muda Manis Tonoco Anggara dalam mengdapi  segala isu yang sering muncul per...

Ada 7 Langkah Cerdas Mirwan.MS Saat Kembali Bertugas

Setelah Bupati Mirwan menjalani sangsi administrasi, nonaktif sebagai Bupati Aceh Selatan selama 3 bulan di jakarta, mungkin tidak lama lagi akan kembali bertugas menjadi Bupati Aceh Selatan.  Untuk mengembalikan kepercayaan publik sebagai Bupati Aceh Selatan. Ada 7  langkah cerdas  yang perlu dilakukan Mirwan saat  bertugas kembali di Aceh Selatan yaitu: 1. Minta Maaf dan Bertanggung Jawab.  Mengakui kesalahan, meminta maaf kepada masyarakat sebagai wujud rasa tanggung jawab atas tindakan yang menyebabkan sanksi hukuman. Mengakui kesalahan adalah sikap bijaksana dan sudah menjalani sangki sesuai keputusan Mendagri adalah sikap kesatria berani berbuat berani juga bertanggung jawab. 2. Transparansi dan Akuntabilitas.  Meningkatkan transparansi dalam pemerintahan, mempublikasikan kebijakan dan keputusan, serta mempertanggungjawabkan tindakan kepada masyarakat, bukan pada timses. 3. Fokus pada Pelayanan Publik.  Meningkatkan kualitas pelayanan publik, mem...