Langsung ke konten utama

Antara Harapan dan Kenyataan

Antara Harapan dan Kenyataan

Oleh: Farid Wajidi Hz.

Kembalinya H. Mirwan MS, SE, M.Sos sebagai bupati definitif merupakan angin segar dalam kepemimpinan Pemerintahan Aceh Selatan yang selama ini di terpa dengan berbagai issue politik yang terus memanas.

Kepulangan H. Mirwan MS sebagai Bupati Aceh Selatan tentunya membawa harapan baru dalam rangka penyelesaian permasalahan yang tertunda selama ini. 

Dikalangan pengusaha kontruksi mereka berharap dengan kepulangan H. Mirwan, MS tunggakan utang yang belum terbayar 2023,2024,2025  agar dapat terbayar. Berbeda dengan  pegawai PPPK paruh waktu mereka sudah di Lantik namun masih menaruh harapan agar bupati Aceh Selatan dapat mengkaji ulang gaji mereka perbulan di bayar di bawah UMR.

Banyak elemen masyarakat Aceh Selatan sangat bergembira dan senang terhadap kepulangan H. Mirwan MS sebagai Bupati Aceh Selatan, namun ada juga kelompok yang merasa resah dan gelisah dengan kebijakan yang akan di laksanakan oleh Bupati Aceh Selatan ke depan.

Apa lagi dalam Apel gabungan perdana Bupati dengan tegas mengatakan, " Bila ada kepala SKPK yang merasa tidak mampu dan tidak mau berkolaborasi dalam rangka mensukseskan Visi dan Misi Bupati sebaiknya Mudur saja". Kalimat itu merupakan bentuk keseriusan Bupati dalam membangun Aceh Selatan ke depan.

Namun sebagai bupati yang baru aktif kembali seharusnya ucapan terimakasih yang perlu di ucapkan kepada PLT Bupati pak Baital Makadis yang telah bekerja maximal menggantikan tugas Bupati selama Mirwan MS di nonaktifkan, tapi kalimat itu tidak terucap dari mulut Mirwan, MS justru ancaman mundur bagi kadis yang tidak mampu, itulah kalimat yang di tonjolkan.

Berdasarkan informasi yang layak di percaya, hari hari kedepan agenda penting bupati sangat padat  yang memerlukan perhatian khusus dari Bupati, sehingga di perlukan penyegaran kepala SKPK yang tangguh dan cerdas dalam mengkoordinasikan setiap kegiatan di SKPK masing masing, tentu dengan pertimbangan hasil ucom yang telah di laksanakan sebelum bupati H.Mirwan MS kembali bertugas sebagai bupati Aceh selatan. 

Banyak sekali elemen masyarakat menaruh harapan baru pada bupati saat sudah kembali bertugas, cuma saja "Adakah harapan sesuai dengan kenyataan".

Medio14/3/26

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPRK Bicara, PLT Bupati Diam Saja

Keperdulian ketua DPRK Aceh Selatan terhadap keluhan dari rekanan  yang belum terbayar pekerjaan 2023, 2024 patut di berikan Apresiasi  karena DPRK telah melaksanakan tugas dan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintahan di Aceh Selatan padahal saat ini sudah memasuki Januari 2026, kejelasan pembayaran tersebut dinilai belum terlihat. Padahal menurut ketua, dalam pertemuan silaturahmi dengan puluhan wartawan dan Rekanan di Hall Pendopo Bupati Aceh Selatan, Jumat (14/11/2025), Bupati Aceh Selatan H. Mirwan menyatakan Pemkab Aceh Selatan menargetkan pembayaran utang sebesar Rp 20 miliar pada tahun anggaran 2025, dari total utang daerah 2023–2024 yang mencapai Rp184 miliar. Agar permasalahan ini tidak membuat kekisruhan baru, maka DPRK Aceh Selatan berkewajiban memperjelas duduk persoalan ini, agar tidak dianggap oleh masyarakat ikut bersekongkol dengan pemerintah daerah menipu rekanan yang sudah lama bersabar menanti janji yang telah di ucapkan oleh bupati Aceh Selatan (HMW)...

Politik Sesat: Copot PLT Sekda Aceh Selatan

Saat Aceh selatan mengalami banyak sorotan media dengan berbagai masalah yang timbul dan berujung Bupati Aceh Selatan HMW di nonaktifkan. Seharusnya pendukung HMW atau sering di sebut MANIS memperkuat barisan untuk memperbaiki kelemahan yang dialami oleh pemerintah Aceh Selatan, tapi justru dari orang dalam juga ikut memperkeruh suasana politik Aceh selatan yang dilakukan olehTokoh Muda Aceh Selatan, Tonicko Anggara, mendesak agar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, segera dicopot dari jabatannya, desakan semacam ini di pengaruhi cara berfikir politik sesat dan dapat menyesatkan publik seakan Manis mencari kambing hitam. Hal seperti ini menunjukan kepanikan di kalangan dalam MANIS padahal semua orang tahu HMW masih menjalankan skorsing di Jakarta dan terus di terpa dengan isu miring yang di tujukan untuk kepemimpinan Manis ini. Seharusnya sebagai tokoh muda Manis Tonoco Anggara dalam mengdapi  segala isu yang sering muncul per...

Ada 7 Langkah Cerdas Mirwan.MS Saat Kembali Bertugas

Setelah Bupati Mirwan menjalani sangsi administrasi, nonaktif sebagai Bupati Aceh Selatan selama 3 bulan di jakarta, mungkin tidak lama lagi akan kembali bertugas menjadi Bupati Aceh Selatan.  Untuk mengembalikan kepercayaan publik sebagai Bupati Aceh Selatan. Ada 7  langkah cerdas  yang perlu dilakukan Mirwan saat  bertugas kembali di Aceh Selatan yaitu: 1. Minta Maaf dan Bertanggung Jawab.  Mengakui kesalahan, meminta maaf kepada masyarakat sebagai wujud rasa tanggung jawab atas tindakan yang menyebabkan sanksi hukuman. Mengakui kesalahan adalah sikap bijaksana dan sudah menjalani sangki sesuai keputusan Mendagri adalah sikap kesatria berani berbuat berani juga bertanggung jawab. 2. Transparansi dan Akuntabilitas.  Meningkatkan transparansi dalam pemerintahan, mempublikasikan kebijakan dan keputusan, serta mempertanggungjawabkan tindakan kepada masyarakat, bukan pada timses. 3. Fokus pada Pelayanan Publik.  Meningkatkan kualitas pelayanan publik, mem...