Dinas Pendidikan Dayah dan Dinas Syariat Islam Aceh berperan Strategis dalam pembangunan Aceh

Dinas Pendidikan Dayah dan Dinas Syariat Islam Aceh berperan Strategis dalam pembangunan Aceh

Kedua dinas ini merupakan Dinas Kekhususan Aceh Setelah MOU Helsingki, dan kedua dinas ini tidak ada di provinsi lain selain Aceh.

Dinas Pendidikan Dayah dibentuk khusus mengurus pendidikan berbasis Islam khas Aceh. Perannya sangat besar dalam pembangunan SDM dan budaya Aceh 

Peran Utama Dinas Pendidikan Dayah Menguatkan Pendidikan Agama dan pengetahuan Umum. Dinas membina Dayah Salafiyah, Dayah Modern, dan Dayah Terpadu. 

Tujuannya:  Dapat melahirkan ulama yang juga melek sains, teknologi, dan wirausaha. Jadi santri tidak cuma jago kitab kuning, tapi juga bisa kerja.

Dinas Pendidikan Dayah itu jembatannya antara "Aceh Islami" dengan "Aceh Maju". 

Mereka tidak  cuma urus mengaji, tapi juga menyiapkan santri jadi pemimpin dan penggerak ekonomi di desa.

Dinas Syariat Islam sebagai pengawal aturan, pembinaan, dan penegakan syariat di masyarakat umum dasarnya ada di UU No 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh + Qanun Aceh.


Dinas Syariat Islam itu ibarat"Kementerian Agama" nya Aceh versi daerah. Tujuan akhirnya:  Mewujudkan Aceh yang Islami, aman, dan sejahtera. 

Jadi pembangunan di Aceh bukan cuma jalan, jembatan, dan ekonomi, tapi juga akhlak dan identitas masyarakatnya.

Karena kedua Dinas ini sangat Strategis tentunya yang menjadi Nahkoda kedua dinas ini jangan hanya dengan pertimbangan lulus JPT saja, tapi juga harus mampu memahami Lingkungan Dayah ASWAJA beserta Mazhab Syafi'iyah.

Sebagai Gubernur/Bupati harus mampu memilih yang terbaik dari yang baik untuk menjadi Nahkodanya guna dapat mendekatkan hubungan antara Umara dan Ulama.  Seperti pepatah Aceh " MEUNYO GET TA PEULAKU, BOH LABU JEUT TA JOK KEU RAJA. MEUNYO HANA GET TA PEULAKU  HALUWA 'U HANA SO HAWA"

Medio fw28/8/2026

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DPRK Bicara, PLT Bupati Diam Saja

Politik Sesat: Copot PLT Sekda Aceh Selatan

Ada 7 Langkah Cerdas Mirwan.MS Saat Kembali Bertugas