Langsung ke konten utama

Postingan

Kadis Pendidikan Dayah Aceh Selatan Bersilaturrahmi ke Abu Khairuddin di Buket Gadeng Kota Bahagian Aceh Selatan . Kedatangan kadis pendidikan Dayah Aceh selatan Drs. Farid Wajidi di sambut langsung oleh pimpinan Dayah HIDAYATUL ANAM Tgk. H. Khairuddin di rumah kediaman beliau yang saat ini sedang sakit. Kadis Farid wajidi juga menyempatkan waktu untuk melihat proses belajar santri di Dayah tersebut sambil melihat kemajuan pembangunan Asrama santri tahun anggaran 2023. Dalam pertemuan tersebut banyak hal yang beliau sampaikan kepada kadis terutama tentang kemajuan Dayah yang beliau pimpin tersebut. 

BAU Busuk berasal dari Zat Busuk

Edaran Menteri Agama Nomor 5 tahun 2022 tentang pedoman penggunaan pengeras suara di Mesjid dan mushala telah melukai hati Umat Islam di Dunia, Khusus  rakyat Aceh sangat bertentangan dengan norma yang berlaku di bumi serambi Mekah ini, karena Acèh meliliki undang-undang nomor 11 tahun 2006, maka Acèh punya kekhususan yang tidak bisa di intervensi oleh pusat,dalam penegakan syariat Islam berlaku Qanun bahkan kalau ada pelanggaran syariat Islam di Aceh maka bisa di jatuhkan hukuman cambuk. Pernyataan Yaqut menyamakan suara azan dengan suara Anjing itu keluar dari mulutnya yang BUSUK, mulut yang busuk berasal dari zat yang busuk pula. Suaranya saja sudah menyakitkan orang lain, konon lagi perbuatannya. Sebaiknya Presiden Jokowi harus se cepatnya mengambil sikap " Copot Yaqut dari menteri Agama" dan segera cabut ucapannya yang sudah menyinggung umat Islam sedunia. Bila tidak dilakukan maka Ulama Dayah Aceh akan MengHaramkan Bumi Aceh untuk Yaqut sampai kepada anak cucunya. (Fw.2...

Santri Dapat Besan di Aceh Selatan

  Setelah selesai dilakukan Pelatihan Managemen Dayah  dan Pelatihan tentang Pengembangan Kurikulum Dayah di tahun 2020, diharapkan akan menjadi pemicu untuk peningkatan mutu Dayah sekaligus melahirkan  standarisasi Dayah terutama tentang kitab kitab wajib yang harus di ajarkan di setiap jenjang pendidikan di Dayah, seperti  tingkat Ula, Wusta, dan  tingkat Ulya . Namun kita juga tidak menghambat Dayah untuk menambah muatan lokal masing masing sesuai dengan kemampuan yang ada sehingga setiap jenjang di bolehkan menambah kitab lainnya sesuai dengan keunggulan Dayah tersebut. Bila standarisasi sudah dilakukan maka Dayah diwajibkan membuat rapor santri sebagai bentuk penilaian keberhasilan santri di setiap semisternya, sehingga hasil belajar santri tercatat dan terukur sehingga menjadi indikator penilaian santri berprestasi. Ditahun 2021 ini diharapkan semua Dayah dapat melaksanakan proses belajar sesuai dengan kurikulum Dayah Aceh sebagaimana diharapkan, maka Bupa...

IKHLAS MEMBERI

Memberi kau lebih baik ...... Medio 05 Januari 2021 Sahabat jangan takut,,,,bila kita didatangi orang-orang susah. Karna itu merupakan tandanya Allah sudah mempersiapkan kita untuk membantu, semakin banyak membantu semakin banyak pula Rezeki sahabat. Diluar sana banyak orang yang takut akan kedatangan orang susah, karna logika berfikir ya mereka yang butuh dan bakal merepotkan. Padahal sebenarnya kitalah yang butuh mereka.  Pada suatu hari Rasulullah S.A.W memberitau kepada para sahabatnya, bahwa orang- orang miskin nanti akan memiliki kekuasaan. Kemudian sahabat bertanya! Kekuasaan apa ya Rasulullah? Rasulullah S.A.W menjawab, dihari kiamat nanti akan dikatakan kepada mereka, tariklah mereka yang pernah memberimu makan walau sesuap, minum walau seteguk, ilmu walau setetes dan pakaian walau selembar, peganglah tangannya dan tuntunlah ke syurga. Karna itulah sahabat semua jangan pernah takut memberi karna itulah yang akan menolong kita dihari kelak nanti. Semoga kita semua tergolong...

Bupati Aceh Selatan beri bonus umrah untuk juara 1 MQK

2 dari 20 orang santri peserta Mushabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tahun 2019 mendapat bonus Umrah dari Pemerintah Aceh Selatan. MatabolaNews- Bupati Aceh selatan Tgk Amran yang diwakili oleh sekda H. Nasjudin, SH MM menyerah kan hadiah umrah kepada 2 orang  santri yang mendapatkan juara 1 di tingkat provinsi Aceh. DEVI YANI juara 1 cabang Hadist dan MUKARRAMAH juara 1 cabang Nahw keduanya berasal dari Dayah Darussalam Labuhanhaji.  Sedangkan juara III  cabang Pidato Bahasa Arab WIRDA SIRRANA berasal dari Darul Aitami mendapat bonus 10 jt, dan 2 orang juara harapan 1 masing masing dapat bonus 5 jt. sedangkan 1 orang juara harapan 3 mendapat bonus 2,5 jt. Sementara 14 orang peserta lainnya mendapat bonus masing masing 1 jt. Penyerahan bonus dilakukan di ruang rapat Bupati Aceh Selatan Senin 21 /12/2020. Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran yang diwakili Sekdakab, H.Nasjuddin, SH, MM setelah menyerah kan hadiah dalam amanatnya menyapaikan permohonan maaf karena sampai saat ini umrah ...

ACEH SELATAN MEMPERINGATI HUT RI 75

  HUT RI 75 ACEH SELATAN Merayakan Hari kemerdekan setiap tanggal 17 Agustus merupakan sebuah acara kenegaraan yang selalu di peringati setiap tahun sejak Indonesia merdeka sampai pada generasi sekarang ini. Kemerdekaan bukan sebuah hadiah tapi diraih dengan mengorbankan jiwa raga dan doa para pahlawan yang berjuang bukan  karena harta dan jabatan, maka refleksi kemerdekaan RI ke-75 ditengah bencana pandemi Covid-19 adalah berjuang secara bersama sama dan tidak saling salah menyalahkan. Menurut pak Cut Sazalisma sebagai sekretaris Tim Gugus percepatan penanganan Covid19 Aceh Selatan berbincang selesai upacara penaikan bendera sambil ngopi bareng Senin 17 Agustus 2020, antara pemerintah dan masyarakat kita harus berbagi peran dalam mengatasi bencana covid19 ini. Sebagai Pemerintah berjuang keras melaksanan 3T :  (TRACKING, TESTING DAN TREATMENT) Sebagai Masyarakat mendisiplinkan kepatuhan dengan 3M : (MEMAKAI MASKER, MENJAGA JARAK, MENCUCI TANGAN). Kemudian di tambah lagi...

BADA TERASA TIMPAN

Pada masa prakemerdekaan,  pengelolaan dayah murni dikelola secara turun- temurun oleh masyarakat Aceh, serta tidak ada peran negara dalam melakukan pembinaan SDM santri, guru/teungku dayah serta pemenuhan sarana prasarana dayah. Semua murni dikelola mandiri oleh masyarakat.  Dengan lahirnya Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan Pendidikan Dayah, 31 Desember 2019 mengharuskan pemerintah Aceh terlibat aktif dalam melakukan tata kelola pendidikan dayah dan memberikan mandat dan kewenangan bagi Gubernur, Bupati, Walikota yang dalam hal ini melekat pada Dinas teknis (Disdik Dayah Aceh, Disdik Dayah Kabupaten/Kota atau nama lainnya).  Kewenangan penyelenggaraan pendidikan dayah meliputi; bidang kebijakan, pembiayaan, kurikulum dan pengajaran, sarana prasarana, pembinaan terhadap pimpinan, pendidik, tenaga kependidikan dan thalabah, bidang penjamin mutu pendidikan dayah, pemberdayaan ekonomi dayah, bidang pengelolaan dayah terpencil, dayah perbatasan serta dayah...