Langsung ke konten utama

Postingan

Pemukulan Guru di Subulussalam Tindakan Keji

Membaca Serambi news.com 23/11/2019 yang memuat berita tentang penganiayaan guru di subulussalam oleh salah seorang wali murid SDN Jambi baru  kecamatan sultan daulat sangat melukai perasaan insan pendidikan di seluruh  Aceh dan Subulussalam pada khususnya. Sehingga penulis juga merasa sangat prihatin atas  kejadian  tersebut. Pemukulan guru itu merupakan hal yang tidak terpuji, Dinas pendidikan harus bertanggung jawab terhadap proses pendidikan, juga kepala sekolah, pengawas sekolah, komite sekolah dan PGRI Subulussalam, harus segera bertindak kalau proses perdamaian tidak bisa terwujut maka jalur hukum harus segera di tempuh, terlepas dari siapa yang salah, anak orang tua yang memukul guru tersebut segera di keluarkan dari sekolah itu dan kalau perlu pulangkan anak tersebut pada orang tuanya untuk di ajarkan sendiri dirumahnya sesuai dengan kehendaknya. PGRI Subulussalam berkewajiban melindungi guru terlebih lagi guru tersebut guru honor yang secara s...

Plt.Gubernur Aceh Menyerah WTP untuk Pemerintahan Aceh Selatan

Kamis 21 Nopember 2019. Plt. Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT, menyerahkan Dokumen Isian  Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2020 kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan. Dalam acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Setdaprov Aceh yang diikuti seluruh Bupati/ Walikota se Provinsi Aceh ini, Plt. Gubernur Aceh juga menyerahkan Piagam Penghargaan dari Presiden RI kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, yang langsung diterima oleh Bupati Aceh Selatan H. Azwir, S.Sos, atas keberhasilan meraih Opini WTP pada Laporan Keuangan Tahun 2018.  Plt. Gubernur Aceh mengapresiasi kinerja baik dan prestasi Kepala Daerah, dengan tetap mengingatkan agar mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk kesejahteraan masyarakat. Berita penerimaan WTP anggaran tahun 2018 ini cepat menyebar diwilayah Aceh khususnya di Aceh Selatan, bahkan seluruh SKPK di Aceh selatan mengucapkan puji syukur karena sampai hari ini Aceh Selatan mampu mempe...

Sukmawati Sukarno putri gagal jaga Mulutnya

Sukmawati Sukarno putri sibuk menjaga konde gagal  menjaga mulutnya. Video Sukmawati Soekarno Putri dalam seminar "BANGKITKAN NASIONALISME BERSAMA KITA TANGKAL RADIKALISME DAN BERANTAS TERORISME" yang berdurasi 2 menit 39 detik sangat menyinggung Umat Islam dunia khususnya Umat Islam di tanah air Indonesia. Sangat tidak tepat Sukmawati membandingkan nabi besar Muhammad Saw dengan Ir. Sukarno yang kebetulan ayah nya. Baginda nabi Muhammad Saw merupakan utusan Allah dan menjadi pemimpin dunia, Tapi Sukarno siapa....? Tanpa mengurangi rasa hormat pada proklamator, Sukarno yang membawa Indonesia merdeka, namun perlu kita pertanyakan pada Sukmawati pernahkah dia tahu apa yang dilakukan Sukarno saat mengemis ke Aceh untuk membantu Indonesia Merdeka,,? Tapi kemudian setelah di bantu dengan jiwa tenaga dan harta kemudian Aceh dikianati oleh Sukarno, alm. Abu Beureueh mengatan Sukarno pembohong besar sebenarnya sejarah ini sudah lama di simpan tak di ungkit lagi ...

H.Azwir Bupati Aceh selatan beserta isteri Hj. Jasnimar Jakfar gunakan waktu libur santuni Anak Yatim

Kebiasaan bupati H.Azwir menggunakan hari liburnya mengunjungi Anak yatim/ kaum dhuafa.Minggu 17 November 2019 Bupati Aceh Selatan H.Azwir,S.Sos didampingi Istri tercinta Hj. Jasnimar Jakfar menggunakan kesempatan liburan Minggu untuk bertemu dengan anak yatim di wilayah bakongan. Kehadiran orang nomor satu di Aceh selatan ini di sambut oleh unsur muspika dan tokoh masyarakat di wilayah bakongan dan juga pak Keuchik serta mukim diwilayah bakongan serta anak yatim dan Yatimah yang berjumlah 100 orang di wilayah kecamatan Bakongan. Pada kesempatan itu buk Hj. Jasnimar Jakfar mengajak semua kita untuk saling membantu terutama anak yatim dan pada akhir acara bupati H. Azwir beserta buk Hj.jasnimar Jakfar  memberikan santunan anak yatim /Yatimah kecamatan Bakogan sebanyak 100 orang yang bertempat di Aula Gedung UPTD Dinas pendidikan Kecamatan Bakongan. Masyarakat bakongan pada umumnya sangat berbangga hati atas kehadiran bapak Bupati beserta istri, dan berdoa semoga b...

Menteri Tjahjo Sampaikan Peran ASN dalam Akselerasi SPBE

Menteri Tjahjo Sampaikan Peran ASN dalam Akselerasi SPBE   06 November 2019 Tanggal Dibuat J AKARTA -  Menghadapi era revolusi industri 4.0, pemerintah menunjukkan langkah konkret dengan mewujudkan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Lahirnya Perpres No. 95/2018 tentang SPBE diharapkan dapat mempercepat peningkatan keterpaduan dan efisiensi dalam melaksanakan SPBE di dalam dan antar-instansi pemerintah. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan SPBE merupakan alat untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, dan juga berkinerja tinggi. Kementerian PANRB sebagai salah satu penggerak reformasi birokrasi di Indonesia juga akan fokus membangun Core IT System of Government. Namun, hal ini perlu didukung kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia (SDM). “Untuk beradaptasi dengan otomatisasi dan transformasi digital, penataan sistem manajemen ...

Ucapan Menteri Baru harus membawa Kesejukan bagi Bangsa

Ucapan Menteri Baru harus membawa Kesejukan bagi Bangsa Setelah Presiden Joko Widodo di Lantik jadi presiden di priode ke 2 , dan dalam pidato nya mengatakan akan melakukan perampingan jabatan dengan menghapus esilon III & IV semua PNS menjadi bertanya tanya alasan dilakukan perampingan tersebut,untuk menghemat anggaran juga tidak, atau mungkin benar negara terlilit utang besar yang tidak akan mampu menutup bunga utang. Kemudian menteri PAN-RB Tjahjo ikut merespon cepat apa yang di sampaikan oleh presiden tersebut dengan memastikan tahun depan esilon III & IV di kementrian nya akan di hapus, seakan beliau tak mau ketinggalan biar dinilai cerdas. Seharusnya Menpan RB jangan terlalu gegabah tapi harus melakukan analisis kebutuhan dulu dengan mengkaji beban kerja sesuai dengan tupoksi jabatan, jangan menghamburkan uang negara dengan dalih membuat undang undang. Lain lagi denga menteri Tito, baru dilantik sudah mulai mengancam akan menyisir anggaran pemerintah dae...

Benarkah SDM Guru Rendah?

Benarkah SDM guru Rendah? Menyikapi berita diACEHTREN.COM Kakanwil Kemenag Aceh Drs.H.M Daud pakehmengatakan bahwapendidikan Aceh berada pada peringkat 27 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Dan beliau melanjutkan bahwa  "SDM guru menjadi biang keladinya, dan guru sangat lemah di bidang Akademik" pernyataan ini sangat tidak tepat, mutu guru bukan hanya dilihat dari hasil UKG saja, karena selama ini siswa mengikuti UNBK rata sekolah lulus di atas 70% ini menunjukan bahwa guru sudah bekerja sesuai dengan kemampuan akademiknya. Pernyataan Daud pakeh itu ibarat meludah ke atas jatuh di muka sendiri dan  bagi pemerhati pendidikan di Aceh menjadi pertanyaan dana pelatihan guru yang selama ini di gunakan begitu besar perlu di pertanyakan kalau hasil pelatihan SDM guru masih Juga rendah. Mungkin sistem pelatihan guru perlu di evaluasi dan di kembangkan sesuai dengan kebutuhan yang di butuhkan guru, pelatihan guru jangan disamaratakan karena kekurangannya berbeda beda. ...